Tempat Wisata Menarik Nyaman Fress Dan Eksotis Di Indonesia

Showing posts with label Nusa Tenggara Timur (NTT). Show all posts
Showing posts with label Nusa Tenggara Timur (NTT). Show all posts

Monday, April 27, 2015

Keindahan Wisata Pulau Sabu Dan Raijua Kupang - NTT

Sepertinya banyak dari kita yang belum mengenal kedua pulau ini, oleh karena itu tidak salah kiranya penulis akan mereview tentang keistimewaan wisata di kedua pulau ini. Pulau yang lazim dikenal dengan sebutan Sabu dan Raijua adalah dua pulau kecil yang terletak ditengah pulau timor sumba dan rote. Kedua pulau ini memiliki pesona yang amat sangat menawan hati untuk tempat berwisata, mulai dari keaneka ragaman budaya, yang bisa dilihat dari tarian daerahnya yang indah dan syarat akan makna, budaya dan adat istiadatnya yang unik serta adanya situs sejarah yang sebenarnya bernilai jual sangat tinggi, terlebih panorama alamnya yang indah serta kekayaan keaneka ragaman hayati yang terdapat pada birunya laut sabu dan pantai yang berbasir putih.

Pulau Sabu dan Pulau Raijua merupakan wilayah dari pemerintahan Kabupaten Sabu Raijua, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten ini pemekaran dari Kabupaten Kupang. Kabupaten Sabu Raijua terdiri dari 6 kecamatan (Sabu Barat, Sabu Tengah, Sabu Timur, Hawu Liae, Hawu Mehara, Raijua). Jumlah penduduk Kabupaten Sabu Raijua -/+ sekitar 75.000 jiwa, dengan luas wilayah -/+ sekitar 467 Km2, Bahasa daerah yang digunakan adalah bahasa Sabu yang memiliki 5 dialek berbeda.


Kendati di kedua pulau ini sudah terdapat 3 dermaga dan 1 lapangan udara untuk jenis pesawat kecil, namun pada bulan-bulan tertentu pulau ini tidak dapat dikunjungi, hal itu dikarenakan pada bulan-bulan tersebut cuaca akan memburuk, yaitu sekitar bulan November-Januari (waktu ideal berkunjung ke pulau ini adalah bulan februari-oktober), kapal fery yang menjadi transportasi utama tidak akan bisa berlabuh mengingat gelombang laut cukup tinggi pada bulan tersebut. Alternatifnya yaitu dengan menggunakan pesawat kecil yang hanya dapat memuat 20 orang saja.

Pulau Sabu dan Raijua menyimpan pesona keindahan yang mungkin berbeda dengan tempat wisata lain, khususnya wisata pantai. Air laut yang begitu jernih dan pasir putih yang terhampar luas dikedua bibir pantai ini seolah menjadi pesona keindahan surgawi tersendiri yang bisa sobat wisata nikmati dikedua pulau ini. Disini kita disajikan dengan keindahan pantai pasir putih yang menawan benar-benar masih jarang wisatawan.

Bukan hanya keindahan pantainya loh sobat wisata, sobat juga bisa menikmati wisata budaya seperti tarian daerah, jalan-jalan ke situs adat, melihat kegiatan upacara adat serta membeli berbagai jenis souvenir tradisional khas Pulau Sabu dan Raijua untuk dijadikan oleh-oleh dan kenang-kenangan. Bukan hanya itu saja, bagi wisatawan dan pengunjung yang suka berselancar (surfing) jangan merasa hebat dulu kalau belum pernah merasakan gulungan ombak pantai eksotis dan menawan yang ada dibagaian selatan pulau raijua. Gulungan ombak pantai di
pulau raijua bisa mencapai 10 gulungan loh sobat wisata. Spot untuk surfing bisa sobat jumpai dibeberapa titik, diantaranya di wuihebo sabu barat, di gella nalalu mehara serta lie geta sabu timur. Tidak sedikit wisatawan asing yang merasakan puas bersurfing ria dipantai ini.


Bagi sobat yang tidak bisa surfing dan lebih suka wisata budaya atau sejarah, disini sobat bisa temukan banyak situs sejarah loh. Pulau Sabu dan Raijua yang konon katanya merupakan tempat asal mahapatih gajah mada ini memang masih sangat asli dalam berbagai aspek kehidupannya. Dipulau ini juga terdapat peninggalan situs sejarah yang juga mempesona. ada perahu yang telah membatu dengan tiang layar yang telah patah.disini juga sobat bisa menyaksikan banyak ragam fauna, sobat bisa melihat penyu bertelur dan juga bisa menikmati kawanan ikan paus yang bermigrasi bermigrasi melewati laut sabu.

Berwisata ke Pulau Sabu dan Raijua dapat dipastikan menjadi moment indah bagi sobat semua, dan panorama alam indah belum tentu kan sobat wisata temui seperti apa yang ada di pulau sabu raijua. Dan satu lagi, sobat wisata dapat mengakhiri wisata disana dengan melihat sunset lautnya yang begitu menawan, keindahan lukisan sang maestro alam semesta ini akan menutup liuran sore sobat semua disana, untuk esok paginya menjelajah lagi.



Cara Dan Rute Menuju Lokasi Objek Wisata Pulau Sabu Dan Raijua – NTT

Rute Dari Jakarta : Sobat bisa menggunakan pesawat dari Jakarta-kupang – melanjutkan perjalanan ke sabu dengan menggunakan kapal fery . Jika menggunakan kapal fery dari dermaga Bolog di Kota Kupang menuju Sabu akan menempuh perjalanan -/+ 13 jam, jika ditempuh dari dari Kota Waingapu (Kabupaten Sumba Barat) memakan waktu sekitar 12 jam dan jika ditempuh dari Kota Ende (Kabupaten Ende) memakan waktu sekitar 13 jam perjalanan.

Alternatif transportasi selain ferry menuju Pulau Sabu adalah menggunakan pesawat (maskapai Susi Air). Rute penerbangan Kupang (Bandara El-Tari) - Sabu (Lapangan Udara Terdamu di Kecamatan Sabu Barat). Pesawat berangkat setiap hari dengan 1-3 kali penerbangan dalam sehari, pesawat yang digunakan jenis Cessna yang hanya bisa mengankut 12 orang saja setiap kali jalan, waktu tempuh sekitar 30 menit. Dari pulau sabu menuju pulau raijua hanya bisa ditempuh dengan jalur laut, menggunakan kapal kayu dari dermaga seba (pulau sabu) ke pulau raijua, dengan jarak tempuh -/+ 1,5 – 2 jam perjalanan laut.


Sekian review pulau indah yang terpendam di NTT, yaitu Pulau Sabu dan Raijua, semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi sobat wisata semua, terimakasih sudah membaca.

Thursday, August 28, 2014

Keindahan Panorama Objek Wisata Danau Tiga Warna (Danau Kelimutu) Flores - Nusa Tenggara Timur

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki beberapa tempat wisata yang menarik dikunjungi para wisatawan. Banyak sekali keindahan alam yang menakjubkan di pulau ini. Salah satunya berada di puncak Gunung Kelimutu, yakni danau Kelimutu. danau Kelimutu sering juga disebut dengan danau Tiga Warna, karena danau ini memiliki tiga warna yang berbeda. Uniknya warna air danau tersebut berubah-ubah seiring waktu berjalan.

Keunikan warna itulah yang membuat para wisatawan mengunjungi obyek wisata ini. Kelimutu sendiri merupakan gabungan dari kata “keli” yang berarti gunung, and “mutu” yang berarti mendidih. danau ini terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT. Untuk mencapai danau ini, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 45 km dari Ende atau 13 km dari Kampung Moni.

Untuk menikmati indahnya danau tersebut, wisatawan hanya membayar retribusi sebesar Rp 2.000. Jalan masuk menuju tepi danau berupa anak tangga and jalan bebatuan ditempuh dengan berjalan kaki. Waktu paling baik untuk mengunjungi danau Tiga Warna adalah pagi hari.

Selain keindahan alam yang membuat decak kagum siapa pun yang melihatnya, danau Tiga Warna juga sampai saat ini masih lekat dengan legenda yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warni danau ini memiliki arti masing-masing and memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.

Saat ini danau Kelimutu menyuguhkan pemkamungan danau 3 warna yang pada waktu tertentu warnanya dapat berubah yaitu Warna Biru atau "Tiwu Nuwa Muri Koo Fai" diyakini oleh penduduk setempat menjadi tempat berkumpulnya orang-orang meninggal di usia muda. Warna Merah atau "Tiwu Ata Polo" diyakini menjadi tempat berkumpul arwah orang-orang yang semasa hidupnya sering melakukan perbuatan jahat. Seandgkan Warna Putih atau "Tiwu Ata Mbupu" diyakini oleh warga desa sebagai tempat berkumpulnya arwah-arwah leluhur mereka yang meninggal ketika mereka tua.




Selain itu, masyarakat setempat percaya bahwa danau tersebut adalah danau keramat and memberikan kesuburan pada daerah sekitarnya. Maka tak jarang sering diadakan upacara adat di danau tersebut di mana masyarakat memberikan persembahan hasil bumi kepada arwah di danau tersebut.

Selain memiliki danau, Gunung Kelimutu juga menyimpan pesona flora and fauna yang tidak kalah menarik. Di sekeliling gunung, wisatawan dapat menemukan tumbuh-tumbuhan yang jarang ditemukan di wilayah Flores lainnya, seperti pinus, cemara, kayu merah and edelweis. Seandgkan ragam fauna yang terdapat di hutan Kelimutu adalah rusa, babi hutan, ayam hutan, elang and lain-lain.

Saat ini Gunung Kelimutu banyak dikunjungi sebagai obyek wisata trekking. Untuk memulai trekking ke Gunung Kelimutu, kamu dapat melakukannya dari Desa Moni menggunakan kendaraan truk sejauh kira-kira 13 km untuk sampai di bibir danau.

Di sekitar danau terdapat pondok jaga, tempat berteduh untuk wisatawan, and toilet, serta beberapa losmen kecil bagi para wisatawan yang hendak menginap, juga beberapa restoran. Perlu diketahui bahwa waktu terbaik untuk mengunjungi danau Tiga Warna adalah bulan Juli and Agustus.


Cara and Rute Menuju Lokasi Danau Kalimutu atau danau Tiga Warna
 
Kelimutu terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru. sekitar 66 km dari kota Ende and 83 kilometer dari Maumere. Moni merupakan kota yang paling dekat, terletak di kaki Gunung Kelimutu. Kota kecil ini merupakan pintu gerbang menuju danau Kelimutu. Jarak antara Moni and Kelimutu sekitar 15 km.

kamu bisa menggunakan ojeg, mobil, atau moda transportasi umum untuk membawa ke area parkir sebelum menuju puncak Gunung Kelimutu. Terdapat bus ke Ende dari Maumere yang melewati Moni. Orang setempat menyebutnya bis kayu atau oto kol. Dari sana, kamu harus bejalan sekitar 15 km menuju lokasi danau.

Setiap hari, tersedia penerbangan dari Denpasar and Kupang ke Maumere. Jika kamu ingin informasi lebih lengkap silakan menuju transportasi di Labuan Bajo atau Flores.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi sahabat pemcaca semua.

Blog Archive

Demosmagz.com

Info Untuk Kita

Alamat Lengkap

Bacaan Untuk Dewasa

Powered by Blogger.

Facebook

Followers

Contact Us

Name

Email *

Message *