Tempat Wisata Menarik Nyaman Fress Dan Eksotis Di Indonesia

Monday, September 1, 2014

Keanekaragaman Hayati Dan Ekosistem Objek Wisata Taman Nasional Kutai (TNK) – Tempat Wisata Kalimantan Timur

Taman Nasional Kutai (TNK) merupakn salah satu objek andalan Kabupaten Kutai Timur. TNK memiliki potensi kekayaan flora and fauna, termasuk diantaranya hewan and tumbuhan langka yg dilindungi, spt orang utan, bekantan, and berbagai anggrek hutan. Di Taman Nasional Kutai (TNK) ini terdapat berbagai tipe vegetasi utama spt hutan pantai, hutan mangrove, hutan rawa air tawar, hutan kerangas, and hutan campuran. Di kawasan ini juga terdapat perwakilan hutan ulin terluas di Indonesia. dgn potensi kekayaan sumber daya alamnya, Taman Nasional Kutai (TNK) menawarkan daya tarik alam baik untuk kegiatan pariwisata alam maupun penelitian and pendidikan

Taman Nasional Kutai (TNK) adalah hutan tropis dataran rendah di Kalimantan Timur. Taman Nasional Kutai (TNK) memiliki luas wilayah 198.629 hektar. Keanekaragaman hayati and vegetasinya menjadikan taman ini tempat tujuan menarik bagi masyarakat lokal begitu juga bagi para pecinta alam and peneliti dr berbagai negara. Saat ini, sekitar 900 jenis tanaman di taman ini telah diidentifikasi. Untuk pelajar setempat misalnya di Bontang and Sangatta, Taman Nasional Kutai (TNK) adalah fasilitas untuk belajar tentang alam. Dua lokasi di Taman Nasional Kutai (TNK) yg sering dikunjungi wisatawan adalah Sangkima and resor Prevab. Pengunjung akn dibebani biaya masuk sebesar Rp1, 500 untuk pengunjung lokal and Rp15, 000 untuk pengunjung asing.


Kawasan ini telah ditetapkan sbg wildreservaat oleh Pemerintah Belanda and Kesultanan Kutai . Tujuan dr penetapan ini agar keanekaragaman hayati and spesies-spesies satwa and tumbuhan unik yg ada diwilayah ini dapat lestari.  Landscape Kutai telah bertahan hampir satu abad, and kini tersisa hanya pada spot kecil yg kini dikenal sbg Taman Nasional Kutai (TNK). Eksistensi Taman Nasional Kutai (TNK) adalah harapan terakhir dr warisan paling berharga dr alam tropis digaris katulistiwa Borneo bagian Timur.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Orangutan diketahui banyak menghuni kawasan ini sbg satu-satunya habitat yg dilindungi di Kalimantan Timur. Taman Nasional Kutai (TNK) dipercaya sbg kawasan pelarian bagi satwa liar termasuk orangutan yg kehilangan habitat akibat perubahan-perubahan landscape disekitarnya. Mereka begitu menderita ketika terjadi kebakaran hutan hebat tahun 1982/1983 and kebakaran hutan tahun 1997/1998. Namun seberat apapun kondisinya, orangutan diketahui mempunyai kemampuan akn adaptasi yg baik dr kondisi krisis tersebut.

Orangutan merupakn salah satu jenis primata yg ada di Taman Nasional Kutai (TNK). Nama “orangutan” sendiri berasal dr bahasa Melayu yaitu “orang hutan”. Di daerah Sumatra and Kalimantan, sebagian orang mengenalnya dgn nama ‘mawas'. Di Habitatnya, orangutan memakn buah-buahan, daun, kulit batang, serangga and madu. Orangutan berperan dalam penyebaran biji-bijian dalam ekosistem hutan yg kompleks. Aktivitas manusia and kebakaran hutan telah menyebabkan terganggunya habitat orangutan sehingga populasinya mengalami penurunan dr tahun ke tahun. IUCN memasukkan orangutan dalam status endangered atau genting (terancam punah and tak dapat bertahan tanpa perlindungan yg ketat untuk menyelamatkan kelanjutan hidupnya). Di Taman Nasional Kutai (TNK), orangutan dapat dijumpai di Sangkima and Prevab. Berdasarkan survei tahun 2005, kepadatan orangutan berkisar antara 0,66 - 1,267 individu/ km. 

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Bekantan merupakn jenis primata dr famili Cercopithecidae. Bekantan jantan memiliki ciri khas berupa hidung yg panjang, sehingga satwa ini sering juga disebut kera belkamu. Satwa yg termasuk dalam kategori Convention on International Trade in Enandgered Species (CITES)-Appendix I ini hidup secara berkelompok antara 10 - 15 ekor. Kelompok ini dipimpin oleh seekor pejantan yg ditkamui dgn hidungnya yg paling besar. Pejantan ini akn selalu menjaga anggota kelompoknya. Ketika bahaya datang, pemimpin kelompok ini akn berteriak nyaring and dalam sekejap seluruh anggota kelompoknya akn lari meninggalkan lokasi and naik ke pohon yg tinggi.

Bekantan hidup di hutan mangrove atau di sepanjang sungai. Maknan bekantan adalah pucuk-pucuk daun, terutama daun Rhizophora sp and Sonneratia sp. Selain itu, mereka juga memakn kumbang and ulat. Di Taman Nasional Kutai (TNK), satwa ini dapat ditemui di Teluk Kaba, Sungai Sangkima and Teluk Lombok. Namun karena aandya aktivitas manusia di sekitar hutan mangrove, satwa ini semakin sulit untuk dijumpai.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Beruk adalah primata yg mempunyai panjang ekor 1/3 dr panjang baandnya ini termasuk ke dalam kelompok binatang yg aktif di siang hari atau disebut dgn satwa “diurnal”. Primata ini memiliki beberapa nama daerah spt bangkuy and kera ekor babi. Satwa ini biasanya hidup berkelompok hingga mencapai 15 -40 ekor per kelompok. Maknan primata ini meliputi buah-buahan yg masak juga hewan vertebrata and invertabrata kecil. Di Taman Nasional Kutai (TNK), beruk dapat dijumpai hampir di seluruh kawasan. Bahkan di kawasan wisata Sangkima and Prevab, beruk sering terlihat oleh pengunjung. Jenis primata yg sering turun ke tanah ini termasuk ke dalam salah satu satwa yg dilindungi oleh Pemerintah Indonesia.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Kancil (Tragulus javanicus) merupakn jenis mamalia dr famili Tragulidae. Kancil memiliki tubuh yg kecil and hidup di hutan atau semak-semak di tepi sungai. Maknan kancil terdiri dr buah-buahan and dedaunan. spt mamalia lain, satwa kecil ini juga memiliki taring. Taring kancil biasa digunakn sbg senjata ketika menghadapi musuh atau menghadapi lawan ketika memperebutkan kancil betina.

Satwa yg dilindungi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 301/Kpts-II/1991 ini agak sulit ditemui. Taman Nasional Kutai (TNK), keberadaan satwa ini lebih sering diketahui dr jejak kaki yg ditinggalkannya. Daerah Teluk Kaba merupakn salah satu lokasi dimana jejak kancil sering dijumpai.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Rusa sambar/ Cervus unicolor di Kalimantan lebih dikenal dgn sebutan “payau”. Selain di Kalimantan, Rusa sambar dapat pula dijumpai di Sumatera and Sulawesi. Binatang ini sangat memerlukan tempat hidup yg banyak sumber air. Oleh sebab itu, biasanya mereka hidup di paandg rumput tepi sungai atau rawa-rawa di hutan. Binatang bertanduk indah ini memiliki ukuran tubuh yg dapat mencapai tinggi 160 cm dgn berat baand mencapai 300 kg. Karena keindahan tanduk and juga dagingnya yg merupakn sumber lemak bagi masyarakat pedalaman, binatang ini banyak diburu. Akibat dr kegiatan yg bertentangan dgn hukum ini, populasi satwa rusa sambar di habitat alaminya semakin menurun. Ini bisa dilihat dr hasil inventarisasi tahun 1985 yg menunjukkan bahwa rusa sambar bisa dijumpai di hampir seluruh kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Namun, saat ini kondisinya sudah sangat jauh berbeda. Rusa sambar sangat sulit dijumpai.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Hutan di Taman Nasional Kutai (TNK) juga merupakn rumah bagi berbagai jenis bajing termasuk bajing kerdil telinga hitam. Mamalia kecil ini biasa hidup di pohon and aktif pada siang hari. Salah satu lokasi yg cocok untuk melihat aktivitas bajing kerdil ini adalah di kawasan wisata Sangkima. Bajing ini biasanya sering terlihat di pohon-pohon sekitar pos penjagaan wisata. Sampai saat ini, informasi tentang keberadaan bajing kerdil ini masih terbatas. Belum ada survei and kajian ekologi tentang bajing yg hanya mempunyai panjang tubuh berkisar 6 - 7 cm.

Taman Nasional Kutai (TNK) memiliki kekayaan jenis burung yg cukup tinggi. Tercatat sekitar 330 jenis burung yg tergabung dalam 49 famili menghuni kawasan hutan di Taman Nasional Kutai (TNK). Sebanyak 35 jenis burung di antaranya merupakn burung-burung yg terdapat dalam daftar CITES. Penelitian mengenai burung di Taman Nasional Kutai (TNK) masih sangat kurang. Salah satu jenis burung yg menjadi daya tarik kawasan ini and masih dapat dijumpai adalah burung enggang (Buceros spp and Anthracoceros spp).

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Burung enggang memiliki ukuran tubuh cukup besar, yaitu sekitar 100 cm. Ada sekitar 8 jenis burung enggang di Taman Nasional Kutai (TNK) dgn warna tubuh perpaduan antara hitam and putih, seandgkan warna paruhnya merupakn perpaduan warna kuning, jingga and merah. Ciri khas dr burung ini adalah aandya cula paruh (casque) yg tumbuh di atas paruhnya. Burung yg maknannya buah ara ini mempunyai tingkah laku bersarang yg khusus.

Di Taman Nasional Kutai (TNK), burung enggang sering terlihat melintas sendirian atau berpasangan di kawasan wisata Sangkima atau Prevab. Kepakn sayapnya yg cukup keras menjadikan kehadiran burung ini dapat diketahui, sekali pun dr dasar hutan. Namun dgn aandya penebangan hutan yg tak terkendali akn menyebabkan burung ini semakin sulit ditemui.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Potensi satwa amfibi and reptil di Taman Nasional Kutai (TNK) sampai saat ini masih belum banyak dieksplorasi. Informasi yg ada baru berdasarkan perjumpaan. Salah satu jenis reptil yg pernah dijumpai adalah kura-kura kaki gajah (Manouria emys). Kura-kura air tawar ini pertama kali dilaporkan pada bulan Juni 2007 di sekitar kawasan wisata Sangkima. Penampakn kura-kura ini menyerupai kura-kura Galapagos. Buah-buahan and mungkin juga binatang lunak yg bergerak lambat merupakn maknan dr kura-kura air tawar ini. Selain kura-kura kaki gajah, jenis-jenis amfibi and reptil spt katak, ular Phyton spp, tokek pernah dilaporkan berada di wilayah hutan Taman Nasional Kutai (TNK).

Satwa yg termasuk dalam filum Arthropoda atau lebih dikenal dgn sebutan serangga merupakn salah satu kekayaan fauna yg terdapat di Taman Nasional Kutai (TNK). Beberapa kelas di dalam filum Arthropoda di antaranya adalah kelas laba-laba, kelas kaki seribu, kelas kelabang and kelas insekta. Selama ini belum pernah ada penelitian mengenai serangga di Taman Nasional Kutai (TNK). Namun, beberapa jenis serangga dapat dgn mudah dijumpai di kawasan ini, spt laba-laba, beberapa jenis kaki seribu, and berbagai macam insekta terbang, spt capung and capung jarum, belalang, serangga tongkat and serangga daun, kepik, kumbang, kupu-kupu and ngengat, nyamuk and tawon serta semut.

Taman Nasional Kutai (TNK)adalah surga bagi tumbuhan. Lebih dr 900 jenis tumbuhan di Taman Nasional Kutai (TNK) telah teridentifikasi. Walaupun demikian, masih banyak yg belum diketahui atau dikaji kegunaan and manfaat dr tumbuhan yg ada.

FLORAKekayaan flora yg ada di Taman Nasional Kutai (TNK) merupakn “bank benih and materi genetik” yg sangat penting untuk menunjang Ilmu pengetahuan and teknologi terutama biandg pengobatan, pertanian and biandg lainnya.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Pohon ulin merupakn tumbuhan khas Taman Nasional Kutai (TNK) karena statusnya yg merupakn komponen penting penyusun sebagian tipe hutan di Taman Nasional Kutai (TNK). Tumbuhan ini dapat dijumpai dgn mudah di beberapa lokasi spt di kawasan wisata Sangkima and Prevab. Pohon ulin juga menjadi pilihan utama bersarangnya orangutan. Berdasarkan beberapa hasil survei di Taman Nasional Kutai (TNK) terungkap bahwa sarang orangutan paling banyak ditemukan di pohon ulin dibandingkan jenis-jenis pohon lainnya. Selain itu, pohon ulin merupakn maskot kebanggaan dr kawasan wisata Sangkima. Hal ini dikarenakn pada daerah tujuan wisata tersebut terdapat pohon ulin raksasa yg berdiameter 2,47 meter.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Selain ulin, tumbuhan dipterokarpa juga merupakn bagian penting penyusun berbagai tipe hutan di Taman Nasional Kutai (TNK). Pohon dipterokarpa dapat dijumpai dgn mudah di kawasan wisata Sangkima and Prevab. Secara umum, dipterokarpa terdiri atas 13 genus, and 8 genus diantaranya terdapat di Taman Nasional Kutai (TNK). dr beberapa jenis dipterokarpa yg ada di Taman Nasional Kutai (TNK), ada 13 jenis yg tergolong “sangat terancam punah (critically enandgered species)” menurut The International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). Shorea johorensis and S. smithiana adalah dua diantaranya.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Mangrove merupakn tumbuhan yg hidup di pantai and muara sungai yg dipengaruhi pasang surut air laut. Tumbuhan ini memiliki kemampuan beradaptasi dgn kondisi tanah yg tergenang, kadar garam tinggi and kondisi tanah yg kurang stabil. Untuk menopang batangnya, beberapa jenis mangrove memiliki akar lutut and akar tunjang. Seandgkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi akar, ada jenis mangrove yg memiliki akar nafas. Kumpulan berbagai jenis mangrove akn membentuk formasi hutan mangrove yg berfungsi sbg penahan abrasi and intrusi air laut, tempat berkembang biak biota laut and tempat hidup berbagai jenis binatang, spt bekantan and buaya.

Di Taman Nasional Kutai (TNK), formasi hutan mangrove terdapat di sepanjang pantai Selat Makassar. Hutan mangrove yg masih utuh dapat dijumpai di pesisir Desa Teluk Pkamun hingga Teluk Kaba, seandgkan di pesisir Desa Sengata Selatan kondisinya sangat rentan terhadap degradasi. Paling tak terdapat 13 jenis mangrove di Taman Nasional Kutai (TNK), yaitu bakau/polo, tancang, pudek/pedada, nita and tengar.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Pasakbumi (Eurycoma longifolia) merupakn tumbuhan perdu. Tumbuhan yg dikenal juga dgn nama tongkat ali ini bisa tumbuh mencapai tinggi 20 m. Tumbuhan ini berkembang biak dgn biji. Ciri khas dr tumbuhan ini adalah jika daunnya diremas, maka tak akn hancur and akn kembali spt semula. Hal ini disebabkan daun pasakbumi mengandung serat sutera. Selain itu, meskipun tumbuhan ini masih kecil, seringkali sulit untuk dicabut, karena akarnya sangat panjang. Tumbuhan ini menyebar hampir di seluruh kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Akar pasakbumi dikenal berkhasiat sbg obat kuat bagi laki-laki. Namun di samping itu, ternyata pasakbumi juga memiliki khasiat lain, di antaranya sbg obat malaria, tumor, leukemia, sakit kepala, luka and raandg. Biasanya akar pasak bumi dibuat berbentuk cangkir untuk diisi dgn air yg akn diminum sbg obat.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Keunikan and keindahan bunga tumbuhan ini telah menarik perhatian banyak orang. Anggrek dikenal sbg tanaman hias yg mudah dikembangkan. Dilihat dr tempat tumbuhnya, anggrek ada yg hidup di tanah (anggrek tanah) ada juga yg menempel pada pohon sbg epifit. Sampai saat ini tercatat sebanyak 13 jenis anggrek di Taman Nasional Kutai (TNK). Dendrobium anosmum and Grammatophyllum speciosum adalah beberapa jenis anggrek yg pernah ditemui pada saat inventarisasi anggrek di tahun 2007. Anggrek-anggrek tersebut umumnya dijumpai tumbuh sbg epifit di daerah tajuk pohon.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Tumbuhan pemangsa serangga ini biasa hidup pada daerah-daerah terbuka di habitat yg miskin unsur hara dgn kelembaban udara cukup tinggi. Hutan hujan tropis dataran rendah, hutan pegunungan, hutan gambut, hutan kerangas and gunung kapur adalah sederetan habitat asli kantung semar. Kantung semar memiliki keunikan tersendiri untuk memenuhi asupan nitrogen bagi pertumbuhannya. Tumbuhan ini dapat menarik perhatian serangga dgn cara mengeluarkan aroma tertentu dr organ berbentuk kantong yg dimilikinya. Bila serangga sampai di sekitar bibir kantong, maka akn tergelincir ke dalam kantong karena sifat permukaan kantong yg licin. Di dalam organ kantong, terdapat suatu jenis cairan yg dapat menyebabkan serangga tak dapat keluar and akhirnya mati.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Tumbuhan paku sangat mudah dijumpai di kawasan hutan Taman Nasional Kutai (TNK). Tumbuhan yg berkembang biak dgn spora ini dapat ditemui di berbagai macam habitat and substrat (media tumbuh) mulai dr hutan bakau sampai tajuk pohon-pohon tinggi. Tumbuhan ini ada yg tumbuh di tanah (terestris), namun ada juga yg tumbuh sbg epifit (tumbuh di bagian batang atau ranting pohon). Berdasarkan kemampuan tumbuh di lokasi dgn intensitas cahaya yg berbeda, tumbuhan paku terbagi menjadi dua kelompok yaitu tumbuhan daerah terbuka and tumbuhan daerah ternaungi.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Rotan yg tergolong kelompok liana (tumbuhan pemanjat) bisa dijumpai dgn mudah di kawasan wisata Sangkima and Prevab, khususnya di daerah sekitar sungai. Di kawasan wisata Sangkima, misalnya, rotan terlihat di kiri atau kanan jalur wisata yg dekat dgn jalan masuk jalur wisata tersebut. Walaupun demikian, potensi rotan yg ada di Taman Nasional Kutai (TNK) belum sepenuhnya diketahui. Data yg ada saat ini hanya berasal dr kegiatan survei tumbuhan secara umum and kegiatan eksplorasi singkat yg dilakukan staf Balai Taman Nasional Kutai (TNK). Beberapa jenis rotan yg ada di Taman Nasional Kutai (TNK), misalnya Korthalsia ferox, K. paucijuga and Daemonorops sabut.

http://cakrawalanegeriku.blogspot.com/
Kawasan hutan Taman Nasional Kutai (TNK) menyimpan potensi kekayaan jenis lumut (bryophyta) yg sampai saat ini belum dieksplorasi. Tumbuhan ini dapat ditemukan di berbagai tipe habitat mulai dr lantai hutan sampai tajuk pohon. Dikarenakn ukurannya yg sangat kecil, lumut sering dianggap bukan komponen penting dalam keanekaragaman hayati. Padahal peran lumut dalam ekosistem sangat nyata, antara lain menyediakn habitat bagi invertebrata kecil, berperan dalam siklus nutrien, menjaga kelembaban udara melalui kemampuan mereka menyimpan air dalam jumlah tertentu and membantu akumulasi humus. Diperkirakn ada sekitar 10 jenis lumut tumbuh mulai dr pangkal batang sampai dua meter di atasnya. Lumut hati Heteroscyphus argutus and lumut daun Leucobryum sp adalah beberapa jenis lumut penghuni ulin raksasa. Mereka tumbuh dgn membentuk koloni and menjadi ornamen unik di pohon atau batang.

Akses Dan Cara menuju Lokasi Objek Wista Taman Nasional Kutai (TNK)

Untuk masuk TNK, pengunjung terlebih dahulu harus melapor ke aula TNK di jalan Awang Long, Pos I, Bontang atau Divisi Pengelolaan Taman Nasional Sangatta di jalan Dr Sutomo No. S-27 Swarga Bara, Sangatta untuk mendapatkan Izin Masuk ke Kawasan Konservasi (SIMAKSI).

Resor Sangkima dapat diakses oleh mobil atau minibus dr rute Bontang-Sangatta. Untuk mengunjungi resor Prevab, bagi mereka yg menggunakn perahu motor dr Sangatta (jembatan Pinang selama 1 jam perjalanan) atau dr Pangkalan Kabo Jaya (dermaga Papa Charlie), desa Swarga Bara akn memakn waktu  20 menit melalui sungai.

Jika kamu berangkat dr Balikpapan, kamu dapat naik taksi ke Sangatta sebesar Rp 900.000-Rp 1.000.000. dr Samarinda, bus tersedia dr Samarinda-Bontang-Sangatta. dgn menggunakn bus ini, kamu dapat sampai di tempat wisata Sangkima.

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Demosmagz.com

Info Untuk Kita

Alamat Lengkap

Bacaan Untuk Dewasa

Powered by Blogger.

Facebook

Followers

Contact Us

Name

Email *

Message *